Showing posts with label kisah islami. Show all posts
Showing posts with label kisah islami. Show all posts
Wednesday, March 9, 2011
Tak Ada Waktu Untuk Menunda
Inilah kisah syahid yang pertama dari kalangan Muhajirin dan Anshar.
Saat perang Badar (tahun 2 H), Rasulullah berseru lantang kepada pasukan kaum muslimin:
"Tidak seorang pun yang pada hari ini berperang dengan sabar, penuh pengharapan, terus maju ke depan dan tidak mundur sedikitpun, kecuali ia akan masuk surga" Mendengar janji Rasul ini, Umair ibnul Himam diam dengan takjub.
Saturday, March 5, 2011
Warisan Kemuliaan
28 Ramadan 92 H. Kumandang azan akhirnya menggema di semenanjung Andalusia. Kawasan Andalusia yang saat ini mencakup negara Portugal, Spanyol, dan Timur Laut Prancis menjadi bumi umat Islam yang memancarkan cahaya kegemilangan. Sejarah telah menceritakan akan tegaknya Peradaban Islam selama lebih delapan abad, dari tahun 92 H-897 H/711-1492 M, di negeri itu.
Thursday, March 3, 2011
Kekuatan Tekad
Beginilah nasib seorang budak. Detik waktunya adalah hitungan kerja memenuhi suruhan, melaksanakan perintah dan menjalankan keinginan sang majikan. Sebuah kehidupan yang tidak beraturan dan hanya berputar-putar pada siklus perintah dan suruhan dari satu majikan kepada majikan lainnya.
Saturday, February 26, 2011
60 Tahun Tak Pernah Masbuq Shalat Berjama’ah
![]() |
| Shalat Berjamaah (sumber:www.alfatih.presint15.com) |
Sudah jelas dia tidak bisa melilhat. Dia buta. Rumahnya jauh dari mesjid. Sementara tak ada yang bisa menuntunnya. Jalanan Madinah kadang tidak aman karena banyak ular dan binatang lainnya yang berkeliaran. Maka Ibnu Ummi Maktum pun meminta izin kepada Rasulullah agar diberikan keringanan untuk shalat lima waktu di rumah saja. Awalnya Rasulullah mengizinkan. Tapi sejurus kemudian beliau bertanya: “Apakah kamu mendengar azan?”
“Iya, Rasulullah, saya mendengarnya” jawabnya.
“Kalau begitu
Thursday, February 17, 2011
Merajut Cita di bawah Purnama
Malam itu purnama bersinar terang sekali. Mungkin hampir sama dengan keindahan purnama malam ini. Sebuah keindahan alami yang sering terlewatkan karena gemerlap lampu yang terang benderang. Malam-malam terus berganti, bulan di pucuk langit mengubah bentuk dari sabit kemudian makin membesar dan sampai berwujud bulan separuh. Lalu terus mengembang hingga membentuk purnama yang indah. Kemudian mengecil lagi hingga ia hilang sama sekali meninggalkan langit yang hitam mengkelam.
Subscribe to:
Posts (Atom)



